JaNgaN PerGi TinGalKaN aKU
00.42 Edit This 0 Comments »JaNgaN PerGi TinGalKaN aKU
cerpen by: salim azis
disaat ku berusaha mencari jawabaan atas keraguanku kuhanya menangis
karna kamu telah tingglakan ku begitu saja rasya ... itulah namamu yang buwat aku sakit hati dan tak ingin bertahan menghadapi hidup ini kau bilang kau sahabat sejati namun mengapa kau tinggalkanku tanpa alasan kau tingalkan aku ... perih hati ini karna mu rasya aku berusaha mencarimu kesuluruh tempat sampai ku menangis menyusuri jalan -jalan yang entah berapa kilo meter jauhnya... kautingalkanku tanpa sebuah alasan entah sampai kapan aku menunggu kepastian darimu untuk menjawab semua yang telah terjadi diantara kita
detik ,menit,jam ,hari ......waktu terus berputar dan aku hanya menunggu ...menunggu... kamu rasya kapan kau jawab alasan yang buwat kamu tinggalkanku.....apakah aku pernah bersalah,apakah aku pun pernah tak mengertikamu, aku selalu mengerti kamu rasya .. namun mengapa kamu pergi tanpa kasih alasan ....?. hargai aku rasya hargailah aku akuhanya ingin kamu tau isi hati aku sebenarnya apakah kamu pernah sedikit saja mengerti aku....kini kemana kamu pergi rasya mengapa kepergian kamu membuat aku jadi tak
seperti dulu lagi ..andai kamu tau aku sekarang masih menunggu jawabanmu?
4 tahun berlalu semenjak kepergianmu aku sendirian menyongsong hidup sebatang kara .. tak ada kata untuk ku bisa bertahan menjalani hidup ini ...melainkan hanya untuk menunggu jawaban yang tak pasti darimu serta harapanku untuk bangkit karna orang tua......?
rasya... aku tau kamu masih mengingatku namun mengapa kamu tak datang menemuiku...kenapa rasyaa dulu kau selalu menemaniku menolongku disaatku susah rasyaa ...namun karna kepergianmu aku menjadi seperti yang tak semestinya yang diharapkan seorang sahabat?yaitu"menderita"menderita karna kecewa ,menderita karna sedih ..menderita karna menanggis terus menangis setiap waktu menit jika melihat apa yang telah terjadi kepadaku? yahh.... semestinya aku tak perlu seperti ini hanya karna gara -gara kamu rasya namun apa daya kamu lah satu-satunya sahabat yang mengerti aku ..?bila kamu pergi aku sangat merasa ke hilangan ...
tapi sulit untuk ku melupakan kamu walau aku sudah memiliki teman yang menemaniku disaat ku sedih tapi untuk melupakan kamu rasya aku tak bisa karna kamu lah satu satunya yang mengerti aku mungkin waktu lah yang kan menjawabnya aku hanya bisa menunggu kamu untuk memberi jawaban atas apa yang telah kamu lakukan hingga kau tinngal pergi ?aku rasya .... tapi aku berharap kamu bisa berfikir ubtuk tak melakukan hal yang sama kepada ku maupun orang lain itu semua bisa membuat ku sakit hati maupun sengsara ..... rasya sahabatku ku masih menunggumu sampai kau siap memberi alasan kamu rasya .......kepadaku "...?



0 komentar:
Posting Komentar